Text
Mengatasi Cyberbullying dari Sekolah
Dewasa ini, penggunaan internet dan jejaring sosial media sangat sulit untuk dikendalikan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2018 mengungkap bahwa komposisi data pengguna internet berdasarkan usia, penduduk dengan usia 13-18 tahun menjadi teratas dengan prosentase 75,50%. Sangat tingginya intensitas penggunaan Internet terlebih penggunaan sosial media oleh remaja justru memungkinkan terjadinya tindakan Cyberbullying.
Cyberbullying sendiri merupakan salah satu tindakan perundungan yang dilakukan melalui perantara media sosial. Fenomena cyberbullying semakin mencuat berbarengan dengan semakin berkembangnya fitur-fitur di media sosial dan mulai bermunculannya berbagai jenis media sosial. Tidak banyak orang tahu terkait dampak yang ditimbulkan oleh tindakan cyberbullying baik bagi pelaku maupun korbannya. Sehingga menjadi salah satu faktor yang memicu masih tingginya kasus cyberbullying yang menghantui remaja yang ada di tanah air.
Atas dasar masih tingginya kasus cyberbullying yang dilakukan oleh remaja berstatus siswa di Indonesia, tim penulis yang dinaungi oleh Dahuni Foundation tergerak untuk mengembangkan handbook yang dapat dijadikan sebagai sumber untuk memberikan layanan bimbingan maupun pembelajaran kepada remaja melalui ranah sekolah yang ada di Indonesia. Dalam pengembangannya handbook ini terdiri dari 7 bab yang memuat tentang cyberbullying secara komprehensif dan bertahap pada masingmasing chapter babnya.
Tidak tersedia versi lain